You don't know what's bad for you

Poems Thursday, February 09, 2017
Kamu seperti orang yang tidak bisa melihat hujan.

Mungkin karena malam itu terlalu gelap,
Atau karena kamu terlalu lama berteduh
Atau karena jarak mu terlalu jauh sehingga tidak bisa melihat rintik hujan
tanpa bantuan sinar lampu mobil yang kebetulan lewat.
Kamu keluar dari tempat berteduh berpikir hujan sudah berhenti
dan kamu melaju walau tau kamu tidak bisa kembali lagi

Hujan itu jatuhnya pelan
Dan tidak kelihatan
Tapi dinginnya menusuk
Sampai ke rusuk


Sayang,
apa jadinya kamu kalau tidak bawa jas hujan?

hujan deras, 
sarahannida

2:11 am

engkau Saturday, December 10, 2016
Malam ini aku tidak bisa tidur,
aku mencoba mencari frasa yang tepat untuk menulis tentang engkau lagi
Entah kenapa mawar itu tidak juga gugur
Padahal seharusnya ia tahu diri



Bicara (atau tidak)

Poems Saturday, October 22, 2016
Terkadang aku berpikir,
buat apa kita bicara

Bicara ini
Bicara itu

Maksud mu apa?
Mendulang malam agar egomu senja,
atau sekedar bercerita?

Kadang aku berpikir
mengapa kata begitu tidak bermakna,
tapi menusuk lautan aksara
saat salah waktu kau coba jumpa

mengapa kata begitu sampai di jari jemarimu
menjadi tameng hujan seribu malu
atas kiasan realita yang kau jalin malam itu

Kadang aku berpikir,

buat apa kita bercerita,
ketika cerita yang di ceritakan
merupakan cerita yang di cerita - ceritakan
oleh kita yang miskin cerita

terkadang aku berpikir

buat apa aku bicara di laman ini dengan sombong
yang aslinya hanyalah sederet angka satu kosong satu kosong satu kosong
bunyi yang kosong dari nyaring nya si tong

oh iya,
aku lupa

disini aku sedang tidak bicara dengan siapa siapa

sarahannida
Terinspirasi dari Bicara Besar oleh Kezia Alaia dan sebuah percakapan malam pra UTS 
22 Oktober 2016
1.15 pagi
cawang/halim/kalimalang/bekasi/jakarta/depok/engkau




It's your birthday,

Poems Friday, April 22, 2016
I celebrate your birthday by taking a long cold shower.
caressing all the corners of my body,
scent it with the most overpriced vanilla cream moist
and cleanse it with the softest cotton there ever was.

I celebrate your birthday by eating out at that seafood resto people are buzzing about.
ordered the most tantalizing menu on the list.
Forgetting you ever rejected my invitation to this.

I celebrate your birthday by the books I over-shelved
picking it with my good hands
wiping the dust over the sides
recalling all the lights it ever strives

I celebrate your birthday in a day
I smile politely and talk with laughter
I sleep a deep sleep and cry with fracture
I fear for I'm too happy even when you're nowhere near

It's your birthday
and  I celebrate it by giving myself a chance
to finally love myself.


sarahannida
Margonda Residence, 10.40PM
Happy Birthday!

Teruntuk Yang Diperuntukan Bukan Untuk Saya

Poems Friday, April 01, 2016
Dalam ruang ruang,
peluru memecah kebisingan 
dan kau yang berada di tengah tengah
hanya tertawa 
karena peluru itu bukan ditujukan padaku 
tapi aku yang jatuh paling jauh. 



Aku mempersingkat perjalanan mu 
di relung relung hati manusia terbuang, 
karena aku tahu bukan tempatmu berada disitu. 



Aku memutuskan bukan tempatku lagi 
untuk menikmati tawamu. 
Kagum ku lebih pantas dibuang,
merana di perandaian 
berharap ada waktu di lain
kehidupan.


Aku masih mencuri pandang, 
berdosa 
berharap bisa menjadi saksi 
secerca kebahagiaan mu. 


Tenggelam dalam cerita semu 
tentang kamu yang hanya ada di 
kepalaku.


Bukan salah siapa siapa, 
tetapi aku menolak lupa bahwa 
aku adalah manusia fana 
yang perasaannya muna 
dan aku lebih baik pergi 
daripada mempercayai
hati ku sendiri. 

 - 
seberapa banyak kebisingan ku 
tetap saja gema itu masih melagu 
menyanyikan kekosongan yang sejatinya 
ada di dalam aku 

siapa bilang segampang itu melupakan laraku?




sarahannida
(Depok, 30 Maret 2016)
( HHHHHHHHHH )

hatiku sudah tidak bergetar

Poems Saturday, March 05, 2016
 
aku iri

pada gitar
senar
hingar
bingar

hatiku sudah tidak lagi bergetar
daunku jatuh di perambaian

gugur sudah semu
manismu ditelan kalbu
dan awan kelabu
yang mengiringi sedu

aku iri juga
pada hujan di bulan maret
yang tidak kunjung sudah
yang jatuh ke tanah


aku iri 
karena aku ingin jatuh se jatuh jatuhnya
atau tidak sama sekali



dan 
kini aku
mengambang
melayang
tak tahu
kapan
aku
akan
jatuh
lagi.


Depok, 3 Maret 2016
Sarah Annida H.H

Powered by Blogger.